PT KPD Gandeng Pemprov Lampung Bangun Internet di 21 Desa Dari Rencana 719 Desa - Lintastv.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting 1

PT KPD Gandeng Pemprov Lampung Bangun Internet di 21 Desa Dari Rencana 719 Desa


Jakarta - PT Konsultan Pembangunan Daerah (PT KPD) dan PT Inti Bangun Sejahtera, Tbk (IBS) bekerjasama dengan PT Lampung Jaya Utama (LJU) melakukan sosialisasi dan seminar percepatan program smart village atau desa Pintar di Provinsi Lampung, Jumat (10/9/2021) malam. 

Pendiri PT KPD Diah Kurniawati mengatakan, seminar ini diikuti perangkat pemerintah desa dari 21 desa terdekat dengan Kota Bandar Lampung. 

Hal ini juga sebagai rencana awal implementasi atau pilot project pembangunan infrastruktur internet yang terindentifikasi sebagai desa blankspot atau susah sinyal di dua kabupaten, yakni Lampung Selatan dan Pesawaran.

“Pembangunan di 21 desa blankspot ini adalah langkah awal nyata dari komitmen kami kepada bapak Gubernur Lampung guna menginternetkan 719 desa blankspot yang masih ada di Provinsi Lampung dan kami berjanji akan menyelesaikan dalam waktu enam bulan ke depan,” kata Diah Kurniawati dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/9/2021). Seperti dilansir dari beritasatu.com

Kepada para peserta seminar, Diah menjelaskan era pandemi Covid-19, masyarakat tak bisa menghindari pergeseran ke era digital. Pergeseran ini juga mengubah tata cara, mulai dari perdagangan atau ekonomi, hubungan antarmanusia, jarak, maupun pola pendidikan yang harus beriringan dengan teknologi, baik di perkotaan maupun pedesaan.

“Untuk itu kami hadir memberi solusi untuk masyarakat desa dengan membangu infrastruktur ICT yaitu jaringan internet desa, beserta platform-nya. Kami hadir bersama PT Inti Bangun Sejahtera dan didukung BUMD provinsi Lampung, PT Lampung Jaya Utama serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Propinsi Lampung,” katanya.

Diah memaparkan, PT. KPD telah membangun jaringan teknologi informasi dan komunikasi di provinsi Riau berupa gedung data center enam lantai serta jaringan fiber optik dengan kapasitas 144 core sepanjang 200 kilometer yang mengelilingi kota Pekanbaru. Sementara PT IBS yang telah malang melintang di industri teknologi informasi dan komunikasi lebih dari tiga dekade sangat memungkinkan untuk menggelar jaringan berbasis internet di seluruh desa di Lampung.

“Ditambah dengan kemitraan yang dilakukan PT KPD dengan PT LJU sebagai BUMD provinsi Lampung maka program ini akan memberikan kontribusi yang signifikan pada pencapaian percepatan program smart village nantinya total sebanyak 2.435 desa,” paparnya.

Diah berharap program smart village memberikan kontribusi bagi desa-desa yang saat ini masih kesulitan sinyal internet. Terlebih dalam menjalankan kegiatan ekonomi, sosial, dan pendidikan.

“Ke depannya diharapkan dari percepatan program smart village ini dapat lahir desa-desa unggulan yang membawa Provinsi Lampung menjadi provinsi percontohan smart village bagi provinsi-provinsi lainnya di wilayah NKRI di era disrupsi digital 4.0 saat ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung Zaidrina dalam sambutannya menjelaskan, keberadaan smart village di desa memainkan peranan penting dalam mengangkat kemampuan desa secara terukur. Selain itu, program ini juga membuat ekosistem desa menjadi lebih dinamis serta efisien dari segi pemerintahan desa, terutama keuangan desa.

“Diharapkan para peserta seminar dapat segera memanfaatkan peluang yang di berikan oleh PT LJU, PT KPD serta PT IBS secara maksimal sehingga desanya dapat segera mendapatkan cakupan internet,” katanya.

Posting Komentar untuk "PT KPD Gandeng Pemprov Lampung Bangun Internet di 21 Desa Dari Rencana 719 Desa"